SUPER SHOW 4 (SS4)
Super Junior (SuJu) menjadi artis Asia pertama yang menggelar konser selama tiga hari nonstop di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta. Leeteuk, Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kyuhyun tak menyangka bahwa mereka begitu digilai di sini.
MESKI Super Show 4 (SS4) di Australia batal, hal itu terobati dengan penampilan mereka di Indonesia yang selalu dipenuhi penonton. Total sekitar 30 ribu orang melihat aksi mereka dalam tiga hari.
Pada hari kedua konser, Leeteuk dkk menyempatkan diri untuk menggelar jumpa pers selama 20 menit, tepatnya beberapa jam sebelum konser. Tidak banyak yang mereka ungkapkan karena waktu terbatas. Para pelantun Mr Simple ini harus segera melakukan persiapan. Maklum, beberapa saat kemudian mereka sudah harus tampil lagi selama 3,5 jam dengan banyak gimmick yang harus dilakukan.
Jumpa media pun benar-benar berlangsung 20 menit. Mereka sangat disiplin. Kedisiplinan itulah yang membuat mereka menjadi boyband Korea yang terkenal di dunia. SuJu seolah menjadi kiblat boyband Korea. “Sebenarnya, bukan kami sendiri yang membuka jalan untuk memperkenalkan budaya Korea. Ada senior-senior yang sudah membuka jalan dengan memperkenalkan lagu, drama, dan lainnya. Kami juga sangat berusaha tidak merusak citra mereka dan citra Korea," jelas Eunhyuk.
Mengenai konser SS4 di Indonesia, mereka menyatakan tidak menyangka akan seheboh itu. "Sebelumnya, kami hanya ikut mengisi acara dalam satu konser (acara Kimchi pada Juni 2011, Red). Sekarang kami kembali lagi untuk konser sendiri," lanjut Leeteuk.
Tentu saja, papar dia, perasaan mereka sangat berbeda. Mereka bisa melihat puluhan ribu fans yang datang secara khusus untuk menyaksikan aksi SuJu dan meneriakkan nama mereka. "Itu rasanya sangat membahagiakan. Kami benar-benar berterima kasih kepada fans di sini. Kami juga baru dapat info bahwa kami artis Asia yang mengadakan konser tiga hari berturut-turut. Saya rasa, kalau tidak ada rasa cinta dan sayang, tidak akan bisa seperti ini," lanjutnya.
Melihat besarnya nama SuJu, tak terbayangkan bagaimana kesibukan mereka. Untuk konser di Indonesia saja, begitu tiba dari Seoul, mereka langsung melakukan geladi bersih. Di panggung, mereka berlarian ke sana ke mari. Memang apa yang mereka tampilkan di SS4 Jakarta sama dengan konser di negara lain. Mereka hanya sedikit mengubah beberapa bagian untuk disesuaikan dengan negara yang dikunjungi. Bagaimana mereka menjaga stamina?
"Tahu tidak, fans di seluruh dunia itu ikut menjaga stamina kami. Sebab, mereka sering mengirim vitamin dan lain-lain. Orang tua kami juga memperhatikan kami agar tidak jatuh sakit. Saya memberi tahu fans di Indonesia, tidak perlu khawatir tentang kesehatan kami. Kami cukup terjaga oleh fans dan keluarga," jelas Siwon.
Konser terakhir mereka hari ini (29/4) kabarnya akan spesial. Sebab, konser tersebut merupakan konser perpisahan sang leader boyband ini, Leeteuk, sebelum menjalani wamil (wajib militer). Ini bentuk kedisiplinan lain personel terhadap aturan di negaranya. "Besok (hari ini, Red) spesial banget konsernya. Sebab, ada perpisahan anggota SuJu yang namanya Leeteuk. Dia mau masuk wamil," kata presenter Tike Priatnakusumah yang mendapatkan komplimen dari promotor berupa tiket nonton tiga hari berturut-turut.
***
Penggemar SuJu dinamakan Everlasting Friends atau Elf. Tiap personel SuJu, ternyata, juga memiliki penggemar personal. Misalnya, ada kumpulan penggemar yang lebih menyukai Siwon atau yang lebih menyukai Leeteuk. Para penggemar personal tersebut memiliki "proyek" untuk menarik perhatian idola mereka.
Yang terlihat begitu antusias dan niat adalah Clouds Indonesia. Clouds Indonesia adalah wadah bagi mereka yang mengidolakan Yesung. Ketika tahu bahwa Super Show 4 digelar di Jakarta, mereka berkoordinasi untuk membuat Yesung terkesan. Caranya, membagikan flyer secara gratis kepada penonton. Di baliknya tertulis bahwa flyer tersebut harus diangkat saat Yesung tampil solo.
Bentuknya bermacam-macam. Hari pertama kemarin bentuknya kertas panjang yang bertulisan "Yesung Only". Lalu, di hari kedua bentuknya hati yang bertulisan "Love Yesung".
Anggi, salah seorang Clouds Indonesia yang membagikan flyer itu, menjelaskan bahwa mereka mencetak 15 ribu brosur. Tiap hari ada 5 ribu brosur yang dibagikan secara gratis. Dananya didapat dari donatur. "Clouds seluruh Indonesia boleh menyumbangkan berapa saja untuk proyek ini," katanya.
Total terkumpul dana Rp 9 juta. Selain untuk mencetak brosur, dana tersebut digunakan untuk membeli kenang-kenangan khusus. Irma, Clouds lainnya, menunjukkan kenang-kenangan yang sudah dibungkus rapi dalam kotak. Isinya adalah angklung, wayang golek, dan hiasan kura-kura dari kayu. "Ini dibeli dari Tasikmalaya," ujarnya.
Di kotak tersebut tertulis ucapan khusus untuk Yesung. Bunyinya, "Even the whole world betrayed you someday, we are here for you always."
Lalu, seperti apa cara mereka menarik perhatian Yesung? Saat konser hari pertama, Koran ini menyaksikan sendiri. Ketika Yesung tampil solo, brosur yang bertulisan "Yesung Only" diangkat secara serempak. Mereka berhasil membuat Yesung terkesan.
“"Sukses banget tadi malam (Jumat malam, Red). Waktu flyer diangkat ramai-ramai, Yesung mengangkat dua jempolnya. Dia berkaca-kaca. Senang banget. Kami mau membuat dia terkesan lagi setiap konser," jelas Irma. (jan/c12/ayi/jpnn/zal)



Komentar
Posting Komentar